ri lepuspa castle: Happy Birthday, Ade Ivan Sayang…

lepuspa castle

Monday, January 28, 2008

Happy Birthday, Ade Ivan Sayang…

Cukup lama juga nggak update nih. Bener deh, penyakit yang satu ini (males maksudnya…he..he..) bener-bener bikin jadi nggak produktif nulis. Padahal sebenernya banyak juga yang pengen diceritain. Mumpung lagi mau nulis, saya coba cerita satu dulu ya….

Tanggal 16 Januari kemarin, Anak tercinta yang paling ganteng dan lucu itu berulang tahun yang ke 7. Nggak terasa ya Nak, ternyata kamu telah menemani Bundamu ini tujuh tahun lamanya. Padahal perasaan sih baru kemarin perut ini mules-mules menandakan kamu ingin keluar dari perut tempatmu tinggal selama 9 bulan pertama di kehidupanmu. Padahal perasaan sih baru tadi malam, Bunda sering terbangun karena kamu ingin mimi ASI. Padahal perasaaan sih baru tadi pagi, Bunda asyik mandiin kamu di tempat mandi bayimu yang berwarna hijau itu. Padahal perasaaan sih… aduh kok jadi ngelantur gini ya… maklumlah sampai sekarang saya selalu terkagum-kagum dengan pertumbuhannya yang demikian terasa cepat. Bahkan di malam hari saya bersama suami suka mengamati dia tertidur dengan nyamannya baik di tempat tidurnya maupun di tempat tidur kami sambil saling menggumam,”udah gede ternyata anak kita ya Yah/Bun…” Dan kami ‘gemar’ melakukan itu, apalagi saya, Bundanya, setelah itu ada serasa setetes embun yang segar membelai hati ini sehingga menjadi begitu bahagia….rasanya…

Kembali ke topik… Nah ulang tahun kali ini, Ade Ivan (anakku yang ganteng dan lucu itu) ingin merayakannya di sekolah. Karena memang tidak ada permintaan spesial lain (sepertinya berbagai permainan yang sedang ‘in’ untuk anak seumurannya sudah dimiliki, jadi dia agak kebingungan dengan permintaan spesialnya) maka saya coba fokus pada perayaaan di sekolah tersebut. Tidak terlalu banyak macamnya sih, hanya memesan kue ulang tahun untuk tiup lilin, dan bingkisan untuk teman-temannya, plus membeli beberapa perlengkapan untuk kue seperti piring kue dan garpunya. Untuk pemesanan kue cukup mudah karena pilihan tempat pemesanan juga cukup banyak.

Yang membuat sedikit sibuk adalah pembuatan bingkisan. Kebetulan pula saat itu juga sedang berlangsung UAS di kampus dan menghadapi UAS praktek. Sebagai sekretaris lab. Bahasa mau tidak mau mempunyai cukup banyak hal yang perlu diselesaikan dari mulai mempersiapkan soal sampai kesiapan lab untuk digunakan ujian. Dan entah kenapa berbarengan dengan itu juga ada beberapa acara (rapat dan sidang skripsi) yang tidak mungkin ditinggalkan di Jatinangor. Jadi saya memutuskan untuk tidak membuat bingkisan sendiri karena kesibukan tersebut. Dari surfing internet, saya jadi tau ada juga orang yang menawarkan jasa untuk membuat bingkisan seperti itu. Itulah yang kemudian menjadi pilihan saya, tp sempat agak bingung juga sih, karena tidak tau harus kemana untuk memesan bingkisan seperti itu. Saya tidak menemukan suatu tempat di internet yang menawarkan jasa tersebut dan berdomisili di Bandung. Untungnya ada adik tersayang, Lina, yang biasanya ‘cukup gaul’ untuk masalah-masalah seperti ini. Akhirnya melalui dia, saya bisa memesan bingkisan tersebut. Dan yang lebih menggembirakan ternyata bingkisannya dibuat sedemikian rupa mirip parcel2 lebaran/natal versi mininya. Jadi terlihat lucu tapi ekslusif. Apalagi ketika melihat wajah-wajah sumringah teman-teman anak saya (kalau anak saya sudah pastilah sumringah banget…), rasanya tambah gembira dan senang hati ini. Thanks ya Lin…

Acara perayaan ulang tahunnya sendiri hanya setengah jam di akhir sekolah anak saya tersebut. Hanya berdo’a, tiup lilin, bagi-bagi kue dan bingkisan… sudah deh… Tapi Ade Ivan terlihat senang sekali, apalgi ketika menyadari kado-kado ulang tahun yang didapatnya cukup banyak dan beragam isinya. Acara buka kadonya lah yang jadi heboh. Walaupun hanya bertiga (Ade Ivan, Kaka Sasha, dan saya Sang Bunda), tapi karena sangking tidak sabarnya Ade Ivan sehingga buka kado sudah dimulai pada saat kita masih di mobil dalam perjalanan pulang, maka kehebohan pun terjadi: rebutan kado yang akan dibuka, jeritan lucu ketika mendapati isi kado yang memang diinginkan, rebutan kembali memainkan/melihat isi kado tersebut, mobil yang jadi berantakan penuh dengan sampah bungkus kado… Pokoknya heboh deh…

Ah… Anakku tersayang… betapa inginnya Bunda melihat dirimu selalu riang, gembira, ceria, bahagia seperti saat itu. Selamat Ulang Tahun yang Sayang… Semoga dengan bertambahnya hitungan usiamu maka bertambah pula kesholehanmu, kepintaranmu, kegantenganmu, serta selalu dilimpahkan rahmat, karunia, berkah, kesehatan, dan kebahagiaan oleh Allah SWT. Amin…

1 Comments:

Blogger Rizki Eka Putra said...

irthday! semoga jadi anak yang berguna buat ortu nusa dan bangsa

8:05 AM  

Post a Comment

<< Home